Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

Tak Kunjung Jernih, Sandi Salahkan Warga Beri Nama Kali Item


Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengimbau warga yang menamai Sungai Sentiong di Kemayoran Jakarta Utara dengan sebutan Kali Item. Sandi berujar nama tersebut membuat sungai yang berada di sekitar Wisma Atlet itu jadi benar-benar hitam dan tak kunjung jernih.

"Makanya kalau masih nama jangan sembarangan, karena nama adalah doa. Disebut Kali Item ya makanya kalinya item," ujar Sandi saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/7).

Sandi pun mengakui upaya Pemprov DKI menjernihkan dan menghilangkan bau dari Kali Item jelang Asian Games 2018 digelar belum membuahkan hasil positif.

Selain memasang kain waring dengan total anggaran Rp580 juta, Pemprov DKI juga memasang aerator dan teknologi nanobubble.

"Saya sudah berkoordinasi dengan penyedia nano bubble, ini bagus tapi kurang unitnya. Kita maksimalkan ke depan. Kita bekerja ke depan agar kali Sentiong dalam kondisi baik," ucapnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan menyebut kedua teknologi itu bekerja mirip dengan sirkulasi udara di akuarium. 

"Dengan penggunaan nano bubble dan juga aerator itu kan untuk mengeluarkan oksigen yang di dalam sehingga biota-biota itu tidak berbau," ucap Teguh di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/7).

Untuk mengakali upaya yang belum menuai hasil maksimal, Pemprov DKI akan menambah jumlah unit aerator dan nano bubble.

Sebelumnya, kondisi Kali Item yang kotor dan bau menuai kritik dari media asing. Meski sudah dilakukan sejumlah usaha untuk menetralisir bau yang keluar dari sungai itu, namun hingga saat ini Kali Item masih berbau tak sedap. 

Terkait hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut bahwa tanggung jawab pembersihan Kali Item tak bisa sepenuhnya menjadi beban pemerintahannya. Sebab, sungai tersebut sudah tercemar sejak tahun-tahun lalu. (eks)

Ternyata Ini Penyebab RPTRA Kalijodo Tidak Terawat


Arsitek Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo Yori Antar mengatakan seharusnya tidak boleh ada kegiatan semacam bazar atau pasar malam di taman tersebut.

"Taman Kalijodo itu didesain untuk taman bermain. Bukan ruang jualan. Kalau mau bazar, ya di tempat lain lah," demikian Yori menegaskan saat dihubungi, Selasa (24/7/2018).

Yori Antar menganggap dengan seringnya diadakan bazar atau pasar malam akan membuka peluang untuk terjadinya kerusakan terhadap aset taman tersebut, khususnya tumbuhan, sehingga ia menyebut penyelenggaraan acara sejenis sebagai pelanggaran terhadap desain dan tujuan awal dibangunnya Taman kalijodo.

"RTH itu khusus untuk masyarakat berkumpul dan bermain. Kalau mau jualan, ya di tempat. Sebenarnya ini hanya butuh ketertiban aturan main yang jelas saja," tutur Yori dengan nada kecewa.

Hal senada juga diungkap oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta Djafar Muchlisin. Ia menyebut seringnya digelar bazar atau semacamnya berkontribusi terhadap peningkatan sampah dan kerusakan tanaman di Kalijodo.

Soalnya, menurut dia, masyarakat seringkali tak mengindahkan imbauan pihak pengelola agar jangan sampai menginjak rumput dalam beraktivitas.

"Bukannya kami melarang, jelas kami harus mendukung segala kegiatan yang mengatasnamakan ekonomi rakyat. Tapi kenyataan di lapangan saat ada bazar, masyarakat tidak bisa dilarang menginjak rumput," kata Djafar.

Sebelumnya, viral di media sosial ihwal kondisi Kalijodo yang seperti tidak terurus. Menurut pemantauan beberapa tanaman kecil terlihat rusak, sementara rerumputan yang ditanam mulai menggundul dan mati.

Sandiaga Klaim Penataan Baru Tanah Abang Kurangi Kemacetan


Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan kemacetan di kawasan Tanah Abang berkurang sejak penataan baru yang telah diterapkan.

Dalam data yang dipaparkan dari Jakarta Smart City tersebut, tercatat ada penurunan laporan kemacetan.

"Ada penurunan dari laporan kemacetan," ujar Sandi saat persentasi di hadapan awak media di Ruang Pantau Jakarta Smart City, Balai Kota, Jumat 29 Desember 2017.

Dalam persentasinya dihadapan awak media, Sandi menunjukkan foto sebelum dan sesudah penataan Jalan Jatibaru Raya, depan Stasiun Tanah Abang.

Foto di sebelah kiri menunjukkan kesemrawutan Tanah Abang saat angkutan umum masih bisa melintas di depan Stasiun Tanah Abang. Sedangkan gambar di sebelah kanan menampilkan Jalan Jatibaru Raya dihiasi barisan tenda merah dan biru serta bersih dari kendaraan selain Transjakarta.

"Ini pola penataan yang sebenarnya bukan penutupan tapi ini adalah rekayasa lalu lintas. Yang jadi dasar pemikiran kita adalah bahwa ini rekayasa lalu lintas yang mirip car free day atau pembatasan ganjil genap dan sebagainya," tutur Sandi.

Data yang merupakan pengembangan dari laporan kemacetan Jakarta di aplikasi Waze itu menampilkan penurunan kemacetan sebanyak 56 persen. Namun Sandi mengaku data tersebut belum valid. Hal ini dikarenakan data diambil saat masa liburan sekolah.

"Jadi untuk yang mendukung di sosmed yang mendukung bahwa langkah brilian Anies-Sandi, jangan senang dulu. Jangan euforia dulu," pesan Sandi.

Sandiaga: Uang dan Sistemnya Ada, Mestinya KJP Nggak Ada Masalah


SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyampaikan pihkanya sudah menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sopan Adrianto, untuk lebih tanggap menangani permasalahan Kartu Jakarta Pintar (KJP).

"Sudah disampaikan kalau ada aduan, tolong adukan segera. Sudah diberikan instruksi khusus ke pak dinas pendidikan (Sopan Adrianto) untuk "jemput bola". Jangan nunggu laporan, tapi periksa semua bagian dari sistem," tegas Sandiaga di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (10 /12 /2017).

Menurut dia, seharusnya tidak ada lagi masalah terkait penyaluran KJP karena dananya sudah tersedia dan sistemnya juga telah dibuat.

BACA JUGA :


"Mestinya nggak ada pengurangan atau hambatan dari penyaluran KJP. Uangnya ada, sistemnya sudah ada, Bank DKI sudah on board. Mestinya nggak ada masalah," ucapnya.

Namun Sandiaga kembali menegaskan akan kembali memeriksa secara keseluruhan terkait permasalahan KJP tersebut

"Tapi kita akan lihat dulu apakah ini (masalah) sistem atau apa. Kita lihat secara menyeluruh," ujar dia.

Panitia Sebut Rizieq Shihab Akan Berceramah di Reuni 212


Ketua Panitia Misbahul Anam menyebut, aksi reuni 212 akan dihadiri oleh pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Misbahul mengatakan Rizieq akan memberikan ceramah dalam aksi tersebut.

"Nanti akan ada sambutan beliau, kita akan dengarkan ceramah beliau. Kita dengarkan saja nanti hari Sabtu, kita akan dengarkan ceramah Habib Rizieq di Monas," ujar dia di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2017).

Misbahul tak mau memastikan kehadiran Rizieq secara fisik di antara aksi yang dia klaim akan dihadiri 300 ormas itu.

"Kita lihat saja nanti. Kemungkinan teleconference ada, kemungkinan rekaman ada, dunia serba mungkin. Kalau saya disuruh memastikan, berarti saya Tuhan dong? Kepastian hanya punya Allah," kata dia.

Menurut Misbahul, posisi Rizieq kini masih berada di Arab Saudi. "Tinggal penerbangan saja," terang dia.

Menurutnya, Rizieq sudah memberi pesan agar umat Islam bisa hadir di aksi tersebut sebagai bentuk napak tilas dari aksi tahun lalu yang dia klaim sebagai kesuksesan.

"Intinya tetap mendorong umat untuk hadir, aksi ini aksi damai, aksi kebhinekaan, aksi yang tidak arogansi, sebagaimana aksi 212 setahun lalu, bersih, nyaman, damai," kata Misbahul.

Mendagri: Sanksi Tegas Calon Pilkada yang Kampanye SARA


Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengimbau masyarakat turut berperan aktif menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 yang akan digelar di 171 daerah di Indonesia.

Tjahjo mengatakan, kunci sukses Pilkada di Jawa Barat dan semua daerah di Indonesia berdasarkan partisipasi pemilih yang meningkat.

"Kemarin (Pilkada serentak 2016) rata-rata partisipasi 74%. Target Kememdagri dan KPU di Pilkada 2018 ini mencapai 78%," kata Tjahjo Kumolo di Markas Sesko TNI, kota Bandung, Senin 13 November 2017.
Selain target, dia berharap sanksi tegas jika ada calon kepala daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang kampanye hitam, apalagi memakai isu SARA dan ujaran kebencian.

"Harus saling adu konsep, adu gagasan untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan. Kalau ada pelanggaran ditindak tegas," tegas Tjahjo.

Sandiaga Uno Bakal Tata Tanah Abang dengan Berkeadilan


Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bertemu dengan sejumlah perwakilan masyarakat Tanah Abang. Salah satunya dengan M Yusuf bin Muhi atau biasa disapa Bang Ucu.

Dia mengatakan kedatangannya itu guna membahas penataan kawasan Tanah Abang yang kesinambungan dan berkelanjutan. 

"Dari zaman jauh sebelumnya dari Pak Suryadi sampai Pak Djarot juga mengalami banyak dinamika," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2017).

Meskipun enggan menjelaskan secara terperinci hasil pertemuan, dia mengharapkan data yang diperolehnya dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang sesuai harapan masyarakat Tanah Abang. Apalagi kawasan itu dapat meningkatkan potensi perekonomian serta menciptakan lapangan pekerjaan.

BACA JUGA :


"Untuk tingkatkan perekonomian di kawasan Tanah Abang, menciptakan lapangan pekerjaan. Dan yang terpenting dengan konsep berkeadilan," papar Sandiaga.

Sandiaga menambahkan masyarakat di kawasan Tanah Abang menyoroti keberadaan PKL. Mereka, lanjut dia, akan dibina dan ditata.

"Jadi kehadiran mereka perlu dibina ditata dalam suatu konsep yang saling menghargai, respect dan tentunya berkesinambungan," jelas Sandiaga.

Wejangan BJ Habibie untuk Anies-Sandi Pimpin Jakarta


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, kedatangannya ke kediaman Presiden ke-3 RI BJ Habibie, tak hanya sekedar silahturahmi. Namun, dalam pertemuan itu juga mendiskusikan beberapa hal.

"Kami mohon doa restu akan mulai kerja baru di Jakarta dan silaturahmi. Kami mohon doa dan bimbingan, kami diskusi beliau negarawan," ucap Anies di Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/10/2017).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, kedatangannya ke kediaman Presiden ke-3 RI BJ Habibie, tak hanya sekedar silahturahmi. Namun, dalam pertemuan itu juga mendiskusikan beberapa hal.

"Kami mohon doa restu akan mulai kerja baru di Jakarta dan silaturahmi. Kami mohon doa dan bimbingan, kami diskusi beliau negarawan," ucap Anies di Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/10/2017).

PAN: Biarkan Anies-Sandi Bekerja Untuk Kemajuan Jakarta !!!


Bendahara Umum PAN Nasrullah Larada meminta publik memberi kesempatan pada Gubernur DKI Anies Baswedan menyelesaikan masalah DKI. Ia menilai publik terlalu meributkan polemik penggunaan istilah 'pribumi' dalam pidato politik Anies.

"Mas Anies pun layak diberi kesempatan tuntaskan problem DKI," kata Nasrullah dalam keterangan persnya, Jumat 20 Oktober 2017.

Ia mengingatkan pertarungan politik Pilkada DKI tidak berlanjut menjadi dendam politik yang tidak sehat. Nasrullah mengatakan menang-kalah merupakan hal wajar.

"Justru sikap negarawan lah yang patut kita tonjolkan" ungkap Nasrullah.

Ia meminta generasi muda berpikir positif, konstruktif dan kreatif. Nasrullah menyitir ungkapan seorang filsuf, lebih baik nyalakan lilin, ketimbang memaki kegelapan.

"Tantangan Bangsa kedepan semakin kompleks. persaingan SDM, perebutan geo-ekonomi, upaya penegakkan keadilan, pemerataan ekonomi dan kesejahteraan adalah agenda bangsa kedepan" ungkap dia.

Bertemu Rizieq Shihab di Arab Saudi, Ini Penjelasan PKS


Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini angkat bicara terkait pertemuan dirinya dengan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Tanah Suci, Arab Saudi. Ia mengaku, pertemuan dirinya dan para petinggi PKS lainnya dengan Rizieq merupakan kebetulan ketika mereka sedang melaksanakan umrah.

"Pertemuan itu pertemuan silaturahim karena kita sama-sama lagi umrah menjelang kami tawaf wada, saat hendak bersiap kembali ke tanah air, kami bertemu Habib Rizieq, akhirnya sekalian deh silaturahim," ujar Jazuli kepada Liputan6.com di Jakarta, Jumat 16 Juni 2017.

Kebetulan, lanjut Jazuli, rombongannya menginap di hotel yang berada satu area dengan Rizieq Shihab. "Ketua Majis Syuro PKS dan Habib Rizieq ini kan sama-sama Habib dan Keturunan Rasulullah, masa bertemu di tanah suci tidak saling silaturahim," ucapnya.

Menurut Jazuli, dalam pertemuan silaturahmi tersebut tidak ada pembicaraan apapun kecuali soal keumatan dan kebangsaan.

"Tentang bagaimana menjaga NKRI, persatuan dan kesatuan bangsa, pentingnya menampilkan Islam yang menjadi rahmat bagi seluruh umat manusia, rahmatan lil alamin, karena Islam itu indah, maka kita harus tampilkan dengan cara yang indah," papar Jazuli.

Tak hanya itu, Jazuli mengaku jika Rizieq Shihab sempat menyampaikan pesan kepada PKS. Pesannya yang pertama, kata dia, agar supremasi hukum di Indonesia ditegakan secara adil, objektif, dan konsisten.

"Kedua, agar waspada terhadap gerakan komunis dan bangkitnya PKI. Ketiga, Habib Rizieq menyampaikan bahwa dirinya dalam keadaan sehat walafiat dan selalu semangat dan tegar," tutur Jazuli.

Terkait polemik kepulangan Rizieq di Indonesia, Jazuli menyerahkan hal tersebut kepada pentolan FPI itu. "Kapan Habib Rizieq pulang tentu sepenuhnya hak beliau. Selama beliau dapat izin tinggal tentu tidak ada yang bisa memaksa beliau untuk keluar dari Saudi," kata dia.

"Mungkin saja Habib Rizieq siap-siap pulang tapi tiketnya pakai maskapai Qatar. Nah, sekarang Qatar kan enggak boleh masuk ke Arab Saudi, jadi tertunda deh," terang Jazuli.

Meski begitu, lanjut dia, kalaupun Rizieq Shihab harus dipulangkan, itu sepenuhnya merupakan kewenangan aparat. "Saya yakin aparat tahu betul dimana beliau tinggal melalui informasi kedutaan dan intelijen kita, dan juga paham efek serta eksesnya yang paling maslahat untuk ketenteraman kehidupan berbangsa dan bernegara," jelas Jazuli.

Ini Persiapan Djarot Sebelum Dilantik Jadi Gubernur DKI


Pelaksana tugas (plt) Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat akan dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta siang ini oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.

Apa saja persiapan Djarot menghadapi pelantikannya itu? "Enggak ada persiapan (khusus)," ujar Djarot di kawasan Kemayoran, Rabu 14 Juni 2017.

Djarot mengaku hanya berdoa saja semoga pelantikan diberi kelancaran.

"Ya doa, kan enggak bisa sarapan (puasa)ya, berdoa aja supaya lancar. Mohon doa restunya diberi kelancaran dan baik," ujar Djarot Saiful Hidayat.

Senada dengan Djarot, istrinya Happy Farida juga memohon restu dan doa agar pelantikan Djarot lancar dan berguna bagi rakyat Jakarta.

"Ya mudah-mudahan semua lancar dan membawa berkah bagi semua masyarakat DKI Jakarta, membawa kebaikan," ujar dia.

Diketahui, Djarot Saiful Hidayat diusulkan oleh DPRD DKI menjadi Gubernur DKI definitif usai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membatalkan bandingnya atas putusan dua tahun penjara dalam kasus penistaan agama.

Selamat Tinggal Duta Antinarkoba, Julia Perez

Perjuangan Duta Antinarkoba Badan Narkotika Nasional (BNN) Julia Perez melawan kanker, usai. Penyanyi dangdut itu menghembuskan nafas terakhirnya pukul 11.12 WIB, Sabtu 10 Juni 2017.

Artis itu meninggal dalam tidur di saat sang ibu, Sri Wulansih, menemaninya. Tak ada pesan darinya di saat-saat terakhir. Sehari sebelum meninggal, Julia Perez sempat menjalani operasi besar di organ pencernaannya. Pencernaannya lengket lantaran efek dari kemoterapi yang dijalaninya.

Jupe memang intens kemoterapi untuk melawan kanker serviks stadium empat yang terdiagnosa pada 2014. Berbulan-bulan pula, dia terbaring di rumah sakit.

Mantan istri pesepakbola Gaston Castano itu sempat dinyatakan menang melawan kanker serviks pada November 2015. Saat itu, kankernya masih stadium dua. Namun, Desember 2016, sel-sel kanker mulut rahim kembali menggerogoti tubuhnya. Dia pun menjalani operasi pencangkokan sumsum tulang belakang. Sejak saat itu, kondisinya mulai menurun.

Belasungkawa BNN

Badan Narkotika Nasional (BNN) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya aktris Julia Perez. Wanita yang tutup usia pada 36 tahun itu merupakan duta antinarkoba dari BNN.

Semasa hidupnya, pelantun dangdut yang karib disapa Jupe ini juga sering mengikuti kegiatan BNN terutama tentang pencegahan bahaya narkoba.

"Kami keluarga besar BNN turut berduka cita, bagaimana pun beliau pernah memiliki andil sebagai duta antinarkoba bersama dengan BNN. Kami atas nama lembaga, mengucapkan turut berduka cita," kata Kabag Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Sulistiandriatmoko saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (10/6/2017).

Dengan meninggalnya Jupe, sambung Sulis, BNN akan melakukan rekruitmen untuk menyeleksi dan memilih duta antinarkoba baru.

"Itu yang menangani Deputi Pemberdayaan Masyarakat. Biasanya dilakukan seleksi usulan dari masyarakat, kemudian ditentukan dan dikuatkan dengan surat dari Kepala BNN sebagai duta antinarkoba," terang Sulis.

Polda Metro Sebar Foto Rizieq Shihab sebagai DPO


Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menyebarkan selebaran foto buronan tersangka kasus dugaan pornografi Rizieq Shihab.Pemimpin FPI itu telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buronan menyusul penetapan tersangka dirinya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah menyebarkan selebaran DPO itu ke seluruh jajarannya mulai tataran polres hingga polsek.

"Sudah kita sebarkan ke polres-polres ya. Nanti dari polres ke polsek," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin 5 Juni 2017.

Selain ke jajaran kepolisian, lanjut Argo, selebaran DPO itu juga disebarkan ke masyarakat. Hal itu dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku di kepolisian.

"Ya namanya SOP (Standar Operasional Prosedur) sudah kita lakukan ya. Yang namanya DPO, sudah kita sebarkan ke masyarakat," tutur dia.

Polisi berharap, masyarakat bisa turut serta membantu penyidik dalam menuntaskan penyidikan kasus ini. Informasi sekecil apapun diharapkan segera dilaporkan untuk membuat terang kasus dugaan pornografi yang tengah bergulir.

"Kalau masyarakat tahu, bisa laporkan ke kepolisian," Argo menandaskan. 

Imam Besar Istiqlal: Sebagai Ulama, Rizieq Harus Beri Contoh Baik

Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar meyakini, Pimpinan FPI Rizieq Shihab akan kembali ke Indonesia. Rencana Polri untuk melakukan jemput paksa dirasa tidak perlu.

"Insyaallah, insyaallah (datang tanpa jemput paksa). Janganlah ya. Kita tidak berharap seperti itu. Mari kita perlakukan dengan baik," kata Nasaruddin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 30 Mei 2017.

Di sisi lain, Rizieq Shihab juga harus menghormati hukum yang berlaku. Sebagai warga negara yang baik sudah seharusnya mengikuti proses hukum yang berlaku.

"Beliau itu ulama, sebagai ulama harus memberi contoh yang baik juga terhadap. Masih ada kan alternatif hukum yang bisa kita lewati," imbuh dia.

Nasaruddin meyakini, Rizieq akan pulang ke Indonesia dan menjalani proses hukum yang berlaku. Meski, dia juga mengaku prihatin dengan kondisi ini.

"Sebagai warga Indonesia saya kira kita perlu taat terhadap hukum kita kan. Kita sangat prihatin, saya kira sebagai warga negara yang baik, saya kok yakin teman saya itu akan menghargai hukum yang berlaku di negerinya sendiri," ucap Nasaruddin.

Polisi menetapkan Rizieq Shihab sebagai tersangka dalam kasus dugaan pornografi berupa chat seks dengan wanita yang diduga Firza Husein.

Status tersangka diberikan setelah polisi melakukan gelar perkara pada Senin 29 Mei 2017. Penetapan tersangka juga karena alat bukti sudah cukup untuk meningkatkan status Rizieq Shihab.

Rizieq menyusul Firza yang lebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Pengacara: Rizieq Tersangka karena Balas Dendam Ahok Dipenjara


Polda Metro Jaya telah menetapkan status Rizieq Shihab menjadi tersangka kasus pornografi terkait percakapan seks yang diduga melibatkan Firza Husen.

Koordinator tim pembela Rizieq Shihab, Eggi Sudjana mengaku tersinggung atas penetapan status tersangka tersebut. Bahkan, ia menilai, Rizieq Shihab tidak pantas menjadi tersangka.

"Di sini kita sudah bersepakat dan menyimpulkan masalahnya adalah kita dibenturkan dengan pihak kepolisian. Kita tersinggung, ini pelanggaran serius bagi ulama, jangan kan tersangka, disebut saksi saja dia (Rizieq Shihab) tidak pantas," tegas Eggy di Markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (29/5/2017).

Eggy dengan nada tinggi meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil sikap dengan memberi perintah kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menghentikan kasus yang disebutnya kriminalisasi terhadap ulama tersebut.

"Kita meminta kepada Presiden Jokowi sebagai Panglima Tertinggi, janganlah mengkriminalisasi ulama. Ini tergantung instruksinya Presiden, jadi kita minta minta ini kepada Presiden untuk SP3 hal ini," tegas Eggy kembali.

Ia menduga, ada praktik balas dendam dari status tersangka Rizieq Shihab. Hal ini mengacu pada kekalahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilkada DKI dan dijebloskannya Ahok ke jeruji besi.

"Kami lihat ini balas dendam, Ahok kalah dan Ahok dipenjara, karenanya Habib (Rizieq Shihab) ditersangkakan," pungkas Eggi.

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Tetapkan Hakim Banding Ahok

Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta telah menetapkan majelis hakim yang akan menangani perkara banding mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Penetapan majelis hakim ini dilakukan pada Jumat, 26 Mei 2017 atas permohonan banding dari jaksa penuntut umum.

"Kami baru tetapkan majelis hakimnya. Nanti majelis hakim akan mempelajari berkas perkaranya, setelah itu diadakan musyawarah oleh majelis hakim. Kalau itu sudah, nanti terakhir diputuskan," ujar Humas PT DKI Johannes Suhadi saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (27/5/2017).

Adapun susunan majelis hakim yang menangani perkara banding Ahok adalah Imam Sugudi sebagai Ketua Majelis Hakim, Elang Prakoso Wibowo, Daniel Pairunan, I Nyoman Sutama, dan Achmad Yusak sebagai anggota.

Johannes menuturkan, pihak kejaksaan belum mencabut banding Ahok. Karena itu, keputusan yang akan dipakai adalah keputusan dari PT DKI Jakarta. "Kalau belum dicabut (banding) oleh jaksa, berarti itu masih dari kewenangan kami. Hingga sekarang, jaksa belum mencabutnya," kata Johannes.

"Kecuali jaksa apabila mencabut (banding) di tengah-tengah (persidangan) sebelum banding diputuskan oleh PT DKI, berarti yang dipakai adalah keputusan dari PN Jakarta Utara (vonis penjara dua tahun)," imbuh Johannes.

Pengadilan Neger Jakarta Utara telah memvonis Ahok dengan hukuman dua tahun penjara atas kasus penodaan agama saat dia berkunjung ke Kepulauan Seribu. Tuntutan ini lebih berat dari jaksa penuntut umum (JPU) yang hanya menuntut Ahok dengan hukuman 1 tahun penjara dengan 2 tahun masa pencobaan. Saat divonis, Ahok menyatakan akan mengajukan banding.

Namun, pihak keluarga Ahok telah mencabut banding. Hal ini disampaikan Ahok melalui surat yang dibacakan istrinya, Veronica Tan.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengungkapkan ada beberapa alasan pihaknya mengajukan banding atas putusan tingkat pertama perkara penodaan agama tersebut. Salah satunya, JPU ingin menguji ketepatan pasal mana yang memang harus diterapkan dalam perkara Ahok. Apalagi, putusan atau vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap Ahok lebih berat dari tuntutan JPU.

Djarot: Ahok Contoh Baik karena Tak Lari dari Kenyataan


SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dapat dijadikan contoh kasus dalam sistem peradilan di Indonesia.

Politikus PDIP ini mengatakan, Ahok tidak pernah lari dari kasus yang dijalaninya. "Ini contoh yang baik, jadi beliau tidak lari dari kenyataan," ucap Djarot di RPTRA Intan, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (24/5/2017).

Djarot pun menghormati keputusan Ahok yang membatalkan pengajuan banding. Dia yakin keputusan Ahok sudah dipertimbangkan dengan baik. "Saya menghormati itu, ini supaya tidak ada lagi pro kontra di masyarakat. Apalagi ini mau memasuki bulan suci Ramadan, jadi mari kita saling menghormati dan menghargai," tegas Djarot.

Keluarga Ahok telah mencabut banding. Hal ini disampaikan Ahok melalui surat yang dibacakan istrinya, Veronica Tan.

Welcome to Situs Resmi Judi Poker Domino Online Terpercaya
Minimal Deposit & Withdraw Rp. 25.000
Pendaftaran ------>> https://goo.gl/sv3sLC

Menurut Veronica, keluarga selalu mendukung apa yang menjadi putusan Ahok. Bahkan keluarganya memberikan dukungan untuk jalani hukuman atas vonis 2 tahun yang diberikan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

"Dari pertama pada saat Bapak menjabat sebagai gubernur, sampai menjadi tersangka, sampai pada proses hari ini, kami sekeluarga sudah merasa cukup. Untuk melanjutkan apa yang harus kami lakukan. Kami dengan anak-anak dan keluarga akan men-support bapak menjalani hukuman ini," ucap Veronica di Menteng, Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Baik kuasa hukum maupun dari pihak keluarga, ia menjelaskan, menyadari akan keputusan Ahok mencabut banding. "Dalam arti, biar bapak jalankan ini saja. Karena untuk kepentingan semua, kepentingan bersama," kata Veronica.

Karena itu kata Veronica, keluarga tidak akan memperpanjang kasus ini dan menjalankan apa yang sudah diputuskan. "Dan kita akan men-support, mendukung Bapak menjalankan ini," Vero memungkasi.

BACA JUGA :

Syafii Maarif: Sikap Ahok Cabut Banding Layak Dicontoh Politikus


Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengatakan sikap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang mencabut berkas banding kasusnya layak dicontoh politikus lainnya.

"Tiru Ahok itu, coba waktu dia sidang sampai 22 kali, dia patuh sekali, taat hukum walaupun akhirnya kecewa," ujar Buya Syafii di Yogyakarta, Selasa (23/5/2017) petang.

Ia menyatakan, politikus yang punya hati nurani bisa mencontoh Ahok. Namun, tidak berlaku bagi politikus yang hati nuraninya sudah tumpul.

Buya juga meminta masyarakat untuk menghormati sikap Ahok mencabut memori banding.

"Kita hormati saja, kan nanti juga bisa PK (peninjauan kembali)," ucap Buya Syafii.

Buya juga menilai pencabutan banding Ahok lantaran sudah tak percaya dengan pengadilan yang lebih tinggi karena bisa saja hukumannya malah lebih berat.

"Itu yang juga dikhawatirkan saya rasa," kata Buya.

Kenangan Djarot Bersama Ahok saat HUT Jakarta


Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, tema HUT ke-490 Jakarta yang bertajuk Beragam, Bersatu, Melayani (BBM) ini merupakan hasil diskusi dirinya dengan Ahok. Konsep itu merupakan cita-cita Ahok yang diputuskan dalam rapat pimpinan dua minggu lalu.

Dia dan Ahok berharap, pada usia ke-490 ini, warga Jakarta dapat saling menghargai dan menghormati satu sama lain sehingga bisa bersatu memajukan Ibu Kota.

"Sekarang Ahok dapat ujian berat, tapi beliau tegar. Kemarin kami bicara dengan beliau dan semangatnya kerja, kerja, dan melayani. Tema tahun ini diputuskan bersama dalam rapim dua minggu lalu," kata Djarot memberi sambutan dalam acara pencanangan HUT ke-490 DKI Jakarta di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (21/5/2017).

"Memang kita beragam tapi harus disatukan. Harus bersatu. Kita harus melayani semua masyarakat tanpa membeda-bedakan. Ini ukuran kita ketika nanti akan memperingati HUT ke 491 Jakarta ," imbuh dia lagi.

Djarot mengaku terkenang dengan kehadiran Ahok saat mencanangkan HUT Jakarta. Terhitung dua kali dirinya mendampingi Ahok dalam acara tersebut. Pertama, tahun 2015 di Kota Tua. Saat itu, tema yang diambil Modern, Kreatif, Berbudaya. Kemudian selanjutnya, di Setu Babakan pada 2016 dengan tema Bersih, Maju, Melayani.

"Tahun lalu di Setu Babakan temanya Bersih, Maju, Melayani. Dan kita konsisten dalam setahun itu, ukuran maju itu internasional. Salah satu ukurannya, dari Human Development Indeks. Dari sisi IPM, target 80, kemarin tercapai 79,6 ya kurang dikit. Artinya tercapai. Karena ukuranya lengkap, pendidikan, kesehatan, pendapatan," beber dia.

"Bersih itu bukan cuma dari sampah tapi perilaku melayani dan bersih, enggak terima suap, korup. Banyak info begitu diberi uang tip enggak mau. Karena gaji cukup. Berkat bantuan dukungan dari SKPD, pasukan PHL (Pekerja Harian Lepas) semua tema itu bisa diwujudkan," imbuh Djarot lagi.

Karena itu, Djarot meminta jajarannya dan warga Jakarta bisa ikut berpartisipasi untuk mewujudkan tema HUT Jakarta tahun ini.

Usai memberi sambutan, Djarot yang didampingi sang istri Happy Farida langsung memukul beduk dan melepas burung Merpati.

"Keberhasilan bisa dilihat di tahun mendatang. Ya, kita beragam tapi kita harus bersatu untuk melayani. Dengan mengucap Bismillah, hari ini rangkaian kegiatan HUT ke-490 secara resmi saya canangkan. Selamat menikmati Jakarta, selamat menikmati keragaman. Kita kuat karena bersatu," ujar Djarot.

Alasan Jaksa Agung Ajukan Banding atas Vonis Ahok

Jaksa Agung Muhammad Prasetyo menyatakan, pihaknya akan mengajukan banding terhadap putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara atas perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Ada beberapa alasan mengapa jaksa penuntut umum (JPU) perkara Ahok mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

"Saya katakan sekali lagi di sini bahwa banding harus diajukan karena terdakwa banding. Itu menjadi SOP kita, jaksanya banding," kata Prasetyo di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

"Siapa tahu nanti kalau ternyata terdakwa tak puas dengan banding, dia kasasi. Kalau jaksa tak banding, tak bisa kasasi juga mengimbangi langkah mereka," kata dia.

Alasan kedua, ujar Prasetyo, JPU ingin menguji ketepatan pasal mana yang memang harus diterapkan dalam perkara Ahok. Apalagi, putusan atau vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap Ahok lebih berat dari tuntutan JPU.

"Ini harus diuji. Ini menyangkut masalah kebenaran hakiki dan profesionalitas JPU. Jadi biarlah hukum berjalan sesuai koridornya sendiri," tutur Prasetyo.

Dalam sidang putusan, Ahok divonis dua tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ahok dinyatakan terbukti dan bersalah melanggar Pasal 156 huruf a KUHP tentang penodaan agama.

Vonis hakim tersebut lebih tinggi dari tuntutan jaksa. Hakim mengesampingkan tuntutan jaksa yang menjerat Ahok dengan Pasal 156. JPU menuntut Ahok satu tahun penjara dengan dua tahun masa percobaan.